The Knife Club Album: Affliction

rating

Sudah menjadi pemandangan biasa jika melihat musisi memiliki lebih dari satu band, ada yang sekiranya untuk membantu band lain atau hanya lantaran mewujudkan alter egonya. Tanggal 12 Desember lalu, muncul nama baru yakni The Knife Club yang merupakan sebuah unit supergroup hasil inisiasi dar..

  • Rp. 40,000,-
  • Ex Tax:Rp. 40,000,-
  • Product Code:ELE-026
  • Availability:In Stock

Tags: CD

Sudah menjadi pemandangan biasa jika melihat musisi memiliki lebih dari satu band, ada yang sekiranya untuk membantu band lain atau hanya lantaran mewujudkan alter egonya. Tanggal 12 Desember lalu, muncul nama baru yakni The Knife Club yang merupakan sebuah unit supergroup hasil inisiasi dari duo Marcel Thee (Sajama Cut) dan Baldi (Strange Fruit) yang siap meramaikan industri musik independen hari ini.

Tidak hanya Marcel dan Baldi, proyek ini juga turut mengundang nama-nama lain seperti Andi Hans Sabarudin (C’mon Lennon, Seaside, Pandai Besi), Haikal Azizi (Bin Idris, Sigmun), Billy Saleh (Polka Wars), Jodi Setiawan (Peonies), Asad Gibran (Kaveh Kanes), Hendy Yudhistira (Morsecode), Much Rifqi (Moiss), Theo Nugraha, Ricardo Taufano (Secret Meadow), Dylan Amario (Logic Lost) dan Ababil Ashari (Shorthand Phonetics) untuk berpartisipasti pada rilisan pertama mereka yang diberi judul “Affliction.”

Pada pengerjaannya, Marcel, Baldi dan Hans yang awalnya bermain gitar dan mengisi vokal, terlebih dahulu membuat pondasi lagunya yang kemudian diperdengarkan kepada kolaborator. Setelah itu, para kolaborator dibebaskan untuk memilih lagu mana yang ingin mereka kerjakan. Besar harapan Marcel proyek ini bisa seperti super group independen Broken Social Scene yang melibatkan banyak musisi yang juga memiliki band atau proyek solo.

Teks oleh Amelia Vindy, pernah dimuat di Whiteboard Journal bulan Desember, 2017

Write a review

Note: HTML is not translated!
    Bad           Good