Buku Seri C-45 Wonderland: Memoar Dari Selatan Yogyakarta

rating

Wonderland: Memoar Dari Selatan Yogyakarta merupakan buku kedua dari seri C-45 yang diterbitkan oleh Elevation Books. Diambil dari nama salah satu jenis kaset pita magnetik, Seri C-45 merupakan terbitan Elevation Books yang fokus membahas sebuah album musik penuh (LP) secara komprehensif. Terbitan pertama seri C-45 ini adalah buku Demi Masa, Kapsul Waktu dan Nostalgia Radikal karya Fajar Nugraha. Di buku itu Fajar mengupas tuntas album Demi Masa milik rapper kawakan Herry “Ucok” Sutresna alias Morgue Vanguard dan Doyz.


Ada hal yang berbeda dari buku Fajar dan Aris. Jika Fajar meletakkan dirinya berjarak antara seorang pengulas musik dan album musik yang diulas sehingga menghasilkan buku ulasan musik yang objektif, maka Aris menempatkan dirinya sebagai “orang dalam” dari album yang ia ulas. Hal ini karena album yang Aris bahas di seri kedua C-45 ini merupakan album Self Titled dari Auretté and The Polska Seeking Carnival (AATPSC). Band di mana Aris menjadi penabuh drum dan penulis lirik.


Alih-alih menulis sebuah ulasan kritis yang objektif, di  Wonderland: Memoar Dari Selatan Yogyakarta Aris menulis sebuah memoar proses kreatif pembuatan album perdana AATPSC tersebut. Secara runut dan lengkap Aris menjabarkan mulai dari sejarah terbentuknya band asal Yogyakarta ini, hingga proses kreatif yang terjadi saat menciptakan album pertama AATPSC.


Author : asdasdsadsadsa
  • Rp. 45,000,-
  • Ex Tax:Rp. 45,000,-

Tags: Music Book

Wonderland: Memoar Dari Selatan Yogyakarta merupakan buku kedua dari seri C-45 yang diterbitkan oleh Elevation Books. Diambil dari nama salah satu jenis kaset pita magnetik, Seri C-45 merupakan terbitan Elevation Books yang fokus membahas sebuah album musik penuh (LP) secara komprehensif. Terbitan pertama seri C-45 ini adalah buku Demi Masa, Kapsul Waktu dan Nostalgia Radikal karya Fajar Nugraha. Di buku itu Fajar mengupas tuntas album Demi Masa milik rapper kawakan Herry “Ucok” Sutresna alias Morgue Vanguard dan Doyz.


Ada hal yang berbeda dari buku Fajar dan Aris. Jika Fajar meletakkan dirinya berjarak antara seorang pengulas musik dan album musik yang diulas sehingga menghasilkan buku ulasan musik yang objektif, maka Aris menempatkan dirinya sebagai “orang dalam” dari album yang ia ulas. Hal ini karena album yang Aris bahas di seri kedua C-45 ini merupakan album Self Titled dari Auretté and The Polska Seeking Carnival (AATPSC). Band di mana Aris menjadi penabuh drum dan penulis lirik.


Alih-alih menulis sebuah ulasan kritis yang objektif, di  Wonderland: Memoar Dari Selatan Yogyakarta Aris menulis sebuah memoar proses kreatif pembuatan album perdana AATPSC tersebut. Secara runut dan lengkap Aris menjabarkan mulai dari sejarah terbentuknya band asal Yogyakarta ini, hingga proses kreatif yang terjadi saat menciptakan album pertama AATPSC.

Write a review

Note: HTML is not translated!
    Bad           Good